Postingan

Menampilkan postingan dengan label Curhatisme

Way to Rancaupas

Gambar
22 Januari 2011 Hari ini, 22 orang yang akan mengikuti kegiatan rekreatif reborn kumpul di kodim. rencananya, kita pergi ke sana berempat berempat, pake kendaraan umum, dengan petunjuk yang dikasih. setiap petunjuk itu ngebawa kita ke sebuah pos, buat dapet petunjuk berikutnya. setelah pemeriksaan barang dan pengumpulan snack yang dibawa, kita dikasih kertas kecil soal hitungan matematika untuk diselesaikan. yang udah selesai dan bener jawabannya, bisa dapet petunjuk buat pergi ke pos pertama plus dikasih uang 6000/org buat naik angkot. karena terakhir selesai, aku, dinda, dzunun, sama dian jadi pergi terakhir. kita dikasih 2 amplop/petunjuk. petunjuk pertama=>menyusuri anyer-panarukan sepanjang 100 km. petunjuk kedua=> yang menghasilkan santan dan sapu lidi. kita berfikir keras tea geuning. pas keluar gerbang kodim, kita nemu uang 18000 di pinggir jalan. karena nganggep itu punya klp yang sebelumnya, kita balik lagi ke aula kodim dulu, terus balikin uangnya ke sbm aries. dan ad...

Reborn at Walikota Cup IX 2010

21 - 23 Desember 2010 tanggal 20. kita masih sekolah kaya biasa. yang smp 5 ga terlalu penting sih, cuma porak doang. kita ngumpul di kodim jam 1. terus yang tanding besok ( kyorugi ) ke gor bandung untuk nimbang, dan yang ngga langsung ke penampungan, di rumah neneknya erina. Di penampungan ya beberes we biasa. Aku sekamar sama teh etem, greta, yumna, dan tiara. kamar kita rada terasingkan di bawah, yang lain pada di atas semua. tapi positifnya adalah, kamar kita sebelahan banget sama kamar mandi, jadi kalo mandi ga perlu ngantri. seolah milik kita aja itumah (haha) tanggal 21. kita berangkat ke gor jam setengah 7 biar bisa peregangan + pemanasan dulu di sana, plus nyarter tempat juga. yang jelas re born milih tempat yang enakeun banget. tempat terpewe sedunia *lebey oke. jadi, hari ini semua anak poomsae tanding. jadi, paginya kita belajar baris berbaris gitu. alhamdulillah, pertandingannya lancar dan untuk poomsae, re born bisa sapu bersih :) dan kyorugi, hari ini dapet 4 ...

No Title V

Each person is unique and irreplaceable. Everyone's got his own features and skills. In everyone's chest beats a different heart. We're all alike but still deeply different. If you think it over, it's anything but unfair. It's the reason for which it's worth, to exist and be friends. Because of this, everyone of us has something special (Bell Dandy-Aats! Megami Sama)

No Title IV

its weird how you go from being strangers to being friends to being more then friends to being practically strangers again.... and it all happens so fast

No Title III

Disini. Aku duduk sendiri. Disini. Aku selalu sendiri. Disini. Aku melihat orang-orang melewatiku, ...dan tak ada yang berhenti, Bahkan hanya untuk tersenyum padaku. Tiba-tiba. seseorang duduk di sampingku. Ia merangkulku. Ia menghiburku. Ia menyemangatiku. Tapi kemudian ia berdiri kembali. Ia menatapku sesaat. Ia berjalan menjauh. Ia mulai berlari. Ia berlari semakin cepat,  dan, ...ia hilang dari pandanganku. Aku sakit. Aku sedih. Aku bingung. Aku marah. Aku kesal. dan, ...aku kembali sendiri. Kemudian seseorang yang lain datang menghampiriku. Pelan ia mulai duduk di sampingku. Pelan ia mulai merangkulku. Pelan ia mulai menghiburku. Pelan ia mulai menyemangatiku. Tapi aku menghancurkannya. Aku lepas rangkulannya. Aku acuhkan semua kata-katanya. Aku tidak mau melihatnya, dan aku mengusirnya. Dia pergi. Berjalan beberapa langkah. Menjauh. Lalu kembali lagi padaku. Lagi-lagi aku mengusirnya Dan lagi-lagi dia tetap kembali. Dan ...

No Title I

Hanya karena beberapa kata yang dikirimkannya padaku. Kata-kata yang sebenarnya tidak ada arti mendalam, tidak berkesan sama sekali bahkan. Tapi kata-kata itulah yang sanggup membuatku kembali bersemangat, walaupun hanya sekedar "Hai", "Halo", atau "Lagi apa?". Kata basa-basi yang basi banget. Lama kelamaan, semua itu memudar. Kabut yang datang perlahan namun pasti mulai menutupi sosoknya. Lama kelamaan, kabut itu semakin tebal sampai kita tidak bisa saling melihat lagi. Aku sangat ingin mencarinya. Aku pun menerobos kabut tebal yang dingin. Mencari, dan terus mencari tanpa kenal lelah. Sampai akhirnya, aku menemukannya. Setelah pencarian panjang yang melelahkan itu akhirnya aku menemukannya. Ada seseorang disampingnya yang bisa membuat tertawanya tambah riang. Aku menutup mata, dan berharap ketika membuka mata pemandangan itu telah hilang. Tapi tidak. Pemandangan itu semakin jelas. Aku terus memperhatikan, dan menunggu. Menunggu dia menghilang lag...